Jakarta, 23/10/2021: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kota Adm Jakarta Barat kepengurusan masa bakti 2016-2021 akan berakhir pada 30 Oktober 2021. Sebagimana amanah Anggaran Dasar (AD) Anggaran Rumah Tangga (PRT) LDII, setelah masa bakti 5 tahun, maka kewajiban pengurus  melakukan Musyawarah Daerah guna evaluasi dan sekaligus pemilihan kepengurusan baru untuk masa bakti selanjutnya yakni 2021-2026.

Musyawarah Daerah (Musda) VII LDII Kota Adm Jakarta Barat yang akan diselenggarakan pada hari sabtu, 30 Oktober 2021 dengan acara pembukaan di Ruang Ali Sadikin Kantor Walikota Jakarta Barat, rencananya akan dibuka oleh walikota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko.

Hal itu sebagimana disampaikan oleh ketua panitia (SC), H.Arifin Rusdi, S.PdI, M.Pd di kantor DPD LDII Jakarta Barat, Jalan Panjang, Jl.H.Jaani No.23 Kebon Jeruk Jakarta Barat.

“Insa Allah segala persipan sudah terkondisikan, tinggal menunggu kesiapan pak wali, jika tidak ada acara mendadak ins Allah beliau siap membuka Musda VII LDII Kota Adm Jakarta Barat meski hari sabtu,” Jelas H.Arifin Rusdi yang akrab disapa dengan panggilan Gus Ipin.

Senada dengan ketua SC, H.Jasa Dermawan, ketua DPD LDII Jakarta Barat pun optimis jika pada hari H nya pak walikota bisa untuk membuka acara lima tahunan ini.

“Kami sangat berharap pak walikota bisa membuka acara Musda LDII ke 7 ini, tentu jika pak wali yang membuka rasanya akan berbeda. Selain tentu tidak mengurangi rasa hormat yang lain juga jika diwakilkan, yang pasti dengan musda ini, DPD LDII memenuhi tertib organisasi,” jelas H.Jasa.

Sementara itu, informasi yang berkembang ada 5 kandidat calon kuat untuk menduduki ketua DPD LDII Jakarta Barat periode 2021-2026 meski dari ke 5kandidat calon ketua hingga hari ke -7 hingga pelaksanaan belum ada satu calonpun yang mendaftarkan diri.

Sebagimana yang disampaikn Ust.Aries Subianto, SH. Selaku ketua OC yang sekaligus ketua penjaringan kandidat calon ketua.

“Hingga hari ini, Sabtu,23/10/2021 belum ada yang secara resmi mendaftar, biasnya H-3 hingga H-1, baru pada muncul nama-nama,” jelas Aries.

Meksi begitu, lanjutnya, ada 5nama yang mulai muncul kepermukan, seperti dari kalangan anak-anak muda ada nama Ust.Surono, RO, ada nama Ust.H.Mursid, S.PdI, ada Ust.Akh.Achirudin,S.T. ada Ust.Studianto, ada H.Sutrdi. nama-nama tersebut muncul dari dukungan pemilik hak surara yakni dari PC dan PAC.

“Dari dewan penasehat (Wanhat) ada muncul nama Ust.Rudi Hartono, ada nama Ust.Hafidz. nmun demikian mekanisme sesuai aturan tata tertib yang sudah tersusun oleh SC,” tutup Aries.(fin)