Para santri sedang melakukan penyemaian bibit sayur mayur(Foto: Satyo)

Jakarta, Ldiijakartabarat.com: Untuk melatih dan mempersiapkan kemadirian bagi santri Pondok Pesantran Baitul Muttaqin Cengkareng Jakarta Barat bertani hidroponik. Hal ini sejalan dengan program DPP LDII yang sedang menjalankan dan mempraktekkan ketahanan pangan keluarga bagi warganya.

Pondok Pesantren Baitul Muttaqin yang mendapat bantuan dari baznas berupa pelatihan, rumah hidroponik dan bibit sayur, hari ini mulai melakukan penyemaian bibit sayur mayur didalam rumah hidroponik seluas kurang lebih 50m² diatas loteng asrama pondok.

Rumah Hidroponik seluas kurang lebih 50m²

Akhmad Achirudin, relawan Baznas berbasis masjid yang juga sekretaris LDII DPD Kota Jakarta Barat saat melakukan pendampingan para santri Baitul Muttaqin Cengkareng dalam pendidikan kemandirian bertani hidroponik kamis 29/10/2020 mengatakan bahwa sejalan dengan program DPP LDII, Ponpes Baitil Muttaqin yang merupakan pondok binaan LDII Jakarta Barat telah disiapkan bekal kemandirian bertani hidroponik atas bantuan Baznas.

“Saya direkrut oleh Baznas untuk dijadikan relawan Baznas berbasis masjid, dan alhamdulillah dari mulai pelatihan sampai bantuan rumah hidroponik serta bibit sayur mayur senilai kurang lebih 20jutaan sudah diterimakan oleh Masjid Baitil Muttaqin yang bisa dimanfaatkan oleh para santri dalam pendidikan kemandirian,” jelas Ai, panggilan akhrab Akh.Achirudin, Kamis 29/10/2010.

Mustain,(19) salah satu santri pondok pesantren Baitul Mutaqin Cengkareng mengaku beruntung bisa mondok di sini, karena disamping dibekali pendidikan agama juga ilmu kemandirian, dari mulai ilmu menejemen sampai bertani hidroponik.

Hal senada juga disampaikan oleh Ahmad, yang mengaku sudah kurang lebih 9 bulan mondok di Ponpes Baitul Muttaqin Cengkareng.(fin).