Tim Sudin menyatakan daging sehat, diterima oleh ketua panitia Ust Alif Widodo(Foto: AW)

Jakarta, Beritakotanews.com: Dalam rangka menjaga kesehatan daging dan hewan yang dipotong saat Idul Adha, tim yang terdiri dari Sudinkes, KPKP dan pejabat kecamatan, lakukan supervisi kelokasi pemotongan hewan kurba  di Masjid Baitul Mukminin Pimpinan Cabang (PC LDII)  Kalideres Jakarta Barat. Dan dari hasil supervisi yang dilakukan oleh tim, dinyatakan semua dagingnya sehat, bersih.

“Kami mengapresiasi LDII dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban, disamping disiplin dengan protokol kesehatanya, lokasinya juga steril, baik dari kerumunan massa juga panitianya sepertinya sudah profesional, salut untuk LDII,”Jelas salah satu anggota tim saat dimintai keterangannya, Jumat, 31/7/2020 dikolaksi pemotongan Masjid Baitul Mukminin PC LDII Kalideres Jakarta Barat.

Ust.Alif Widodo, panitia pelaksana yang juga sekretaris PC LDII Kecamatan Kalideres kepada beritakotanews.com menyampaikan ucapan terima kasihnya khususnya kepada tim supervisi yang dengan kepeduliannya berkenan untuk melihat langsung dari dekat sekaligus memeriksa daging kurban.

“Sebetulnya kami sudah survey dan sudah ke RPH untuk menjajagi pemotongan disana, namunsetelah dicek, hampir semua RPH yang dekat-dekat denga Masjid sudah penuh semu, maka dengan upaya semaksimal mungkin, kami laksanakan pemotongan hewan kurban di lingkungan masjid, dan tentu kami penuhi aturan serta protokol kesehatan,” Jelas Ust Alif Widodo.

Selanjutnya ust.Alif juga menjelaskan, sebelum pelaksanaan pemotongan hewan kurban, dari tempat, lingkungan sekitar alas dan peralatan semua di semprot desinfectan, kemudian para panitia pelaksana dilengkapi dengan APD, maka jika hasil supervisi dari tim menyatakan sehat, alhamdulillah karena memang dipersiapkan sedemikian rupa, tuturnya.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, LDII selalu motong hewan kurban di hari pertama setelah solat idul adha, hal ini untuk mengantisipasi jika ada warga yang minta bantuan memotong di hari kedua atai ketiganya, begitulah LDII dalam berusaha mencari pahala sebanyak-banyaknya.(fin)