KH.Aceng Karimullah saat menyampaikan materi tentang pedoman penataan toilet dan kamar mandi Masjid.(Foto: Ted).

Jakarta,ldii.com: Ijtima’Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta yang diselenggarakan dua hari dari Sabtu-minggu, 23-24/11/2019 yang bertempat di Kediaman KH.Didi Supandi,MA. Durensawit Jaktim Wakil Ketua MUI Provinsi DKI Jakarta.

Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI DKI Jakarta yang membahas beberapa permasalahan hukum seperti cara wudu kembar siam, hukum badal thowaf ifadah dan termasuk pedoman tatacara penataan kamar mandi dan toilet masjid.

Ijtima Ulama yang dihadiri oleh seluruh komisi fatwa MUI Provinsi juga diikuti oleh selurih ketua komisi Fatwa MUI Kabupaten Kota ae Provinsi DKI Jakarta, dibuka oleh ketua umum MUI Provinsi DKI Jakarta KH.Munahar Muchtar.

Salah satu nara sumber pada ijtima Ulama tersebut KH.Aceng Karimullah, ketua dewan penasehat (Wanhat) DPW LDII Provinsi DKI Jakarta yang juga anggota komisi fatwa MUI Provinsi DKI Jakarta dengan materi fatwa tentang Pedoman Penataan Toilet dan Kamar Mandi Masjid.

“Hasil Ijtima Ulama komisi Fatwa MUI Provinsi DKI ini nantinya akan disebar luaskan kepada masyarakat untuk bahan rujukan dalam mengambil keputusan hukum, sehingga masyarakat khususnya kaum muslim tidak bingung lagi dalam mengambil keputusan,” ujar KH. Zulfa Mustofa MY, ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi DKI Jakarta saat memberikan sambutan.

Sementara itu, KH.Munahar Muchtar Ketua Umum MUI Provinsi DKI Jakarta dalam pidato sambutan pembukaanya berharap dan berdoa keputusan – keputusan hukum yang dihasilkan oleh ijtima ulama komisi fatwa yang dipimpinnya membawa kemaslahatan bagi umat, khususnya masyarakat Islam DKI Jakarta.(fin)