Pembekalan pelatihan bisnis (jual-beli) online untuk ke-3 kalinya digelar, kali ini secara khusus bagi kaum perempuan terutama para Ibu dan para putri, bekerja sama dengan pengurus  Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) kota administrasi Jakarta Selatan, tepatnya pada Minggu, 30 September 2018 lalu di aula Masjid Baitul Hasan, Lenteng Agung Jakarta Selatan dari pagi hingga menjelang Ashar.

Tim penyaji materi atau para trainers masih memberikan pembekalan bagaimana memanfaatkan platform jual beli online popular di Indonesia yaitu Tokopedia, Bukalapak, OLX Indonesia serta beberapa materi berupa pemanfaatan media sosial seperti Instagram, Facebook, serta tak ketinggalan tool Google bisnis. “Kami masih mengedepankan pelatihan dengan porsi praktek lebih banyak dibanding teori, sama seperti pelatihan sebelumnya, ada rekan-rekan seperti Azki dari bukalapak.com, Auliya dari Gojek/Gofood, dibantu Vina. Lalu ada Joko, Fuad dan Yusuf dari OLX Indonesia, Nanda dari reseler aktif Tokopedia, Ali, Donny dan Riyadi dari Kuismilioner.com serta Yanu yang menyajikan materi pemanfaatan sosmed dan google my business, terakhir Ario dari semestainformartika.com untuk keamanan berinternet. Kesemua trainer ini dibantu beberapa pihak dari pelatihan sebelumnya, konsisten dengan konsep kekeluargaan agar pelatihan terasa lebih akrab meski tetap fokus dan serius, “ ungkap koordinator trainers Ichwan Sitorus.

Konsep kekeluargaan dalam pelatihan terus digulirkan mengingat dengan jumlah materi yang cukup banyak serta waktu yang sedikit, agak sulit membuat semua peserta menjadi langsung terlatih dan bisa melakukan aktifitas berjualan secara online secara mandiri, sehingga diharapkan dengan konsep intim familiar training yang diterapkan maka peserta bisa terus berdiskusi tanpa merasa ada jarak dengan trainers.

Usai acara pelatihan sehari dengan cara tatap muka  digelar, kegiatan pembekalan pun terus digulirkan, dalam hal ini dengan memanfaatkan whatsapp grup khusus peserta, panitia dan tim trainers. Langkah ini terbilang cukup efektif dan efisien, terbukti usai pelatihan digelar sejak beberapa hari lalu hingga berita ini diturunkan diskusi dan transfer ilmu terus berlanjut di grup whatsapp, terutama melanjutkan materi yang belum dipahami benar oleh peserta. Sudah menjadi komitmen juga bagi trainers untuk terus membimbing para peserta yang ada. Sehingga semuanya bisa saling mengisi dan berkesinambungan, sebagai konsep kekeluargaan yang memang dikedepankan dari awal. Berikut beberapa pesan dari grup whatsapp peserta yang begitu bersemangat dalam kegiatan pelatihan:

Ulfa Nurida :

amiin….ajkkh ats ilmunya seneng skali bisa belajar, alhamdulillah bila bisa.dilanjut du grup ini krna masih perlu banyak bimbingan…smoga makin bermanfaat ilmunya td…amiiin🙏🙏

Nani Sofiani :
Wah seruu ya,maaf di kelompok B,klo kita pd cerewet banyak tanya…👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻jazakumullohukhoiro atas semua kebaikannya berbagi ilmu,semoga msh ada kelanjutan lagi
[: Aamiin.

Ammy ammelia :
Allhamdulillahi jazakumulohu khoiro  atas pembekalan ilmu nya n bimbingan nya 🙏🙏👍👍😊

Frida dina:

Mantabs & keren panitia & asisten trainersnya 👍

Etty Sabariah Wuryanto :

Aamiin
الحمدلله جز كم الله خيرا
mas @⁨Ichwan sitorus⁩ n tim .. sudah memberikan pembekalan kpd ibu2 n putri2 JS… komen2 peserta ilmu sngat berguna … juga mrasa termotivasi u mngembangkan talenta n minat 👍🏻👍🏻👍🏻
الحمدلله جز كم الله خيرا 🙏🏻

Sementara itu Ketua DPD LDII Jakarta Selatan, Noor Rachmat yang turut hadir di pelatihan tersebut menjelaskan bahwa acara ini sesuai dengan program Bagian Pemberdayaan Perempuan DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Selatan, adalah selain piawai dalam keluarga juga memberdayakan peran perempuan agar dapat berkontribusi dalam bidang budaya/ekonomi di masyarakat. “Kegiatan ini sebagai bekal berkontribusi dimasyarakat tentunya harus siap bekal ilmu dan ketrampilan, untuk itu DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Selatan terus memberi bekal yg disesuaikan dengan kondisi yang diperlukan,” paparnya.

Acara pembekalan pelatihan ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Dewan Penasehat LDII Kota Jakarta Selatan, H. Aceng Karimulloh yang sebelumnya  juga membuka di awal acara dengan menyisipkan pesan singkat tentang era kekinian yang memang kian bersentuhan dengan kegiatan ber-marketing (KIM*).